13 November 2009

NGUPING JAKARTA MAU NGOMONG #4

Hmmm...

Ini sedikit susah nulisnya.

Ini update terakhir kuping kanan.

Setelah lama dipikir-pikir, saya memutuskan untuk melanjutkan hidup saya ke level selanjutnya. Selama ini sepertinya hidup ini cuma main-main, bersenang-senang. Jadi saya memutuskan untuk menjadi lebih serius.

Jadi ini adalah update terakhir kuping kanan... sebagai lajang.

Yups. Saya akan menikah akhir minggu ini. Saya akan tetap menyalurkan cerita-cerita kalian setelah hanimun nanti.

Jadi saya meminta do'a restu kalian semua; para sahabat saya yang selalu setia mendatangi blog ini, meski dengan segala kekurangan dan kelambatan postingannya.

Ya sudah lah, saya harus beli sepatu dulu nih. Masa mau ijab kabul gak pake alas kaki. Ketahuan banget bokek beli mas kawin. *curhat colongan*

Sampai jumpa di update berikutnya... tetap nguping, guys!

-kupingkanan-

Banyak iklan...

Pembeli: "Mas, Antangin-nya dong satu"
Mas penjaga kios: "Gak Tolak Angin aja, mbak?"
Pembeli: "Sama aja kan?"
Mas penjaga kios: "Sama aja sih. Cuma kan katanya yang minum itu pinter..."
Pembeli: "Oh... hehehe"
Mas penjaga kios: "Kalo yang bodoh ya minumnya Baygon..."

Stasiun Gambir, didengar pembeli yang menyesal tertawa sebelumnya.

Maksudnya ibu yang nulisin?

Guru masuk ke kelas lalu mengambil spidol,
Ibu Guru: "SIAPKAN BUKUNYA DI PAPAN TULIS!"

SMA di Jakarta, didengar para murid yang serentak ingin melempar buku mereka ke papan tulis.

Teori kimia versi metromini

Ibu penumpang Metromini: "Bang, lagi ngisi bensin kok rokoknya gak dimatiin dulu sih?"
Supir Metromini: "Gak apa-apa, udah biasa."
Ibu penumpang Metromini: "Matiin dulu aja deh bang! Nanti meledak!"
Supir Metromini: "Gak bakal meledak bu, ini solar kok..."

Cileduk, didengar oleh penumpang lain yang baru tahu kalau solar ternyata bukan bahan bakar.

Ternyata bermain itu adalah peristiwa kosmos.

Pewawancara: "Jadi menurut bapak apa sih yang dimaksud dengan kegiatan bermain?"
Responden: "Suatu proses, kejadian alam ya, sifat alam, yang wajib diberikan kepada anak."

Depok, didengar pewawancara yang meragukan kapasitas responden ini untuk kebutuhan artikelnya.

Ohhh, mungkin tentang yoga...

Siswa #1: "Loe entar lanjut kuliah mau kemana?"
Siswa #2: "Ke Universitas X nih."
Siswa #1: "Ooh, emang ke sana ambil jurusan apa?"
Siswa #2: "Harmoni."

Sebuah halte busway, didengar oleh penumpang lain yang ikut berpikir apakah jawaban atau pertanyaannya yang salah.

Tahu sama tahu kalau sama sama tak tahu.

Pembeli: "Mbak, emang sedotan bakal mencair kalo ga dimasukin kulkas ya?"(setelah menemukan sedotan untuk minum teh botol yang ditaruh di kulkas)
Penjaga toko kue: "Wah, gak tau juga saya."

Kebon Jeruk, didengar oleh teman yang ingin memasukkan mereka ke dalam kulkas supaya otaknya tidak cair.

Sungguh iklan yang sangat rumit.

Klien: "Mba, jadi gimana dong layoutnya niiih? Besok pagi udah harus cetak di koran, jam segini belom ada kabar..."
AE: "Ya Mas, sabar sedikit ya... ini saya lagi nungguin kreatif saya renovasi kok. Satu jam lagi saya email renovasinya..."

Didengar oleh tim kreatif yang langsung keluar mencari toko bangunan.

Pertama, bapak harus kerja di sini dulu...

Pelanggan: "Saya mau pesan chicken wings yah, dua porsi..."
Waitress: "Baik pak, tapi meja masih penuh pak, harus waiting list dulu."
Pelanggan: "Oh gak apa-apa, saya cuma mau take home pay kok..."

Restoran Steak di Jakarta, didengar pengunjung lain yang juga ingin menambah isi dompet dengan memesan chicken wing.

Harusnya urutannya 2, 1 baru 3.

Ibu: "Kamu tolong beliin ini yah, Irex..."
Anak: "IREX?"
Ibu: "Eh, salah, maksud Mama inex..."
Anak: "INEX?"
Ibu: "Eeeeeeh... obat sakit kepala itu looooooh!"
Anak: "Bodrex itu!"

Didengar oleh teman si anak yang ingin tinggal lebih lama di rumah itu.

Sepertinya dana tidak akan turun.

Ketua UKM: "Kita gak bisa mengharapkan duit sebanyak itu dari universitas."
Ketua Acara: "Jangan posesif lah."
Anggota: "Pesimis?"
Ketua Acara: "Eh bukan, maksud gue optimis."
Anggota: "Jangan optimis?"

Didengar wakil ketua yang langsung merasa tidak akan ada harapan lagi.






Memang fungsi paling penting.

Keponakan Perempuan: "Paman, kalo mata itu untuk melihat ya?"
Paman: "Iya, benar, kamu pintar sekali. Sekarang kalo hidung untuk apa?"
Keponakan Perempuan: "Hmmmmmm, untuk ngupil!"

Didengar oleh paman yang langsung mempertanyakan kebiasaan keponakannya.

Ketika nyata dan maya bersinggungan.

Art Director penat sedang curhat: "Kalau gini terus, apa mending gua sign out aja ya? menurut loe gimana?"
Teman: "He? Sign out?
Art Director: "Hmmm, apa tuh namanya kalau mau keluar?"

Radio Dalam, didengar oleh teman yang merasa si Art Director ini terlalu banyak menghabiskan waktu di YM.