05 July 2011

Tapi akan dipikirkan lagi kok.

Polisi: "Siang pak, bapak telah melanggar lampu merah."
Pengendara motor: "Maaf, pak, saya buru-buru. Istri saya mau melahirkan."
Polisi: "Ya sudah, silahkan lanjutkan, semoga istri dan anak bapak selamat."
Pengendara motor: "Terima kasih, pak, saya akan ingat kebaikan bapak. Tapi saya gak janji kasih nama bapak untuk anak saya."

Lampu merah Pondok Bambu, didengar oleh pengendara lain yang ingin menjanjikan nama polisi ke anaknya supaya tidak ditilang.

10 comments:

Anonymous said...

wkwkwkwk..kocak abis
gimana tuh mukan polisinya....

Sang ChoDockZ said...

Polisi : kalo gitu saya janji akan nilang bapak setelah istri bapak melahirkan (ikut ke rumah sakit)..

NinaLuph said...

Pengendara motor: ia pak, sekalian bayarin biaya persalinan ia...

Mendoan said...

langsung nari chaiya chaiya...

Be Smart said...

sumpah tiga komen yang sehati cocok jadi ovj

Anonymous said...

lagian pak polis asal aj kasi nama anak orang, masa namanya Selamat? Ga gaul bgt, hhi? Ga gaul bgt, hhi

Muhammad Nur Husni said...

aku senang sekali baca cerita pendek sewaktu lagi nyantai...thanks

mekhels said...

iah mungkin saja bukan suatu kebohongan..

anna said...

hahah...mamam tuh pak police

dawat merah said...

si polisi harusnya jawab, "saya juga gak maksa untuk ngasih nama saya ke anak bapak. lagian nama saya juga dikasih dari nama seorang jenderal'..hahahhaaa

http://dawatmerah.blogspot.com/