25 September 2011

NGUPING MAU NGOMONG #6



Akhirnya Buku Nguping Jakarta beredar lewat penerbit Bentang Pustaka. (Iya, memang lama ya, semenjak ditulis di sini)

Buku ini sudah bisa didapatkan di kebanyakan toko buku besar di wilayah Jabodetabek mulai Kamis lalu. Untuk wilayah lainnya, kemungkinan ada rentang waktu satu sampai dua minggu.

Kenapa harus buku?

Karena kami ingin berbagi senyum dengan lebih luas; tidak hanya lewat blog atau akun twitter kami. Kami ingin orang yang jarang tersentuh dengan teknologi bisa menikmati absurditas percakapan di Jakarta.

Nguping Jakarta bukanlah masalah merendahkan para penduduk Jakarta, tapi lebih ke menunjukkan sebuah sisi yang sering kita lewatkan selama kita hidup di kota ini. Salah ngomong bahasa Inggris misalnya, itu adalah gambaran bahwa bahasa bukanlah halangan untuk berkomunikasi.

Jakarta adalah sebuah kota yang sangat absurd. Buku ini ingin mengingatkan bahwa kita harus lebih sering memerhatikan hal-hal kecil yang terjadi di sekitar kita. Untuk menjadi manusia yang lebih peka dan tidak hanya terpaku di gadget masing-masing.

Ketika kita membuka kuping kita lebih lebar, kita akan menemukan begitu banyak hal yang menarik.

Buku Nguping Jakarta terdiri dari ratusan hasil nguping yang sebagian berasal dari blog dan sebagian lagi yang belum pernah dikeluarkan.

Anggap aja sebagai "Best Of" dengan bonus "Unreleased Tracks".

Untuk peluncurannya, belum ada kepastian tempatnya di mana...

... tapi kami sepertinya harus mengosongkan jadwal pada hari Minggu 16 Oktober 2011. :)

Oh ya, dan untuk versi yang lebih singkat serta beberapa pengumuman, silahkan ikuti akun twitter kami di @ngupingjakarta.

Sekali lagi, terima kasih ke kalian semua untuk kontribusinya selama ini. Kami akan terus update blog ini sampai kami kehabisan bahan.

(Oleh karena itu, ayo terus menguping!)


Punah karena Bunda pastinya!

Anak: "Bun, umurnya berapa sih?"
Ibu: "31 tahun."
Anak: "Emang lahirnya tahun berapa?"
Ibu: "Tahun 80..."
Anak: "Tahun 80 itu udah lama atau baru?"
Ibu: (nada kesal) "Ah, susah jelasinnya, kamu gak bakalan ngerti... udah lama lah!"
Hening sesaat
Anak: "Ohh lama ya... Bun, waktu Bunda lahir, dinosaurus udah punah belum?"

Jakarta, didengar oleh Ayah yang ingat harus menggetok istrinya dengan gada ketika mau menikah dulu. 

Bahkan sampai gak tahu kapan harus masuk kuliah...

Mahasiswa #1: "Kalo kita mau meningkatkan konsistensi dan rasa tanggung jawab, gua rasa harus dimulai dari hal kecil kaya misalnya gak pernah cabut mata kuliah apapun di kampus."
Mahasiswa #2: "Tapi iya lho, minggu-minggu ini emang kebanyakan gak masuk kelas kayanya gua..."
Mahasiswa #1: "Ini lagi liburan akhir semester, bego!"

Bus TransJakarta, didengar penumpang lain yang yakin mahasiswa #2 sama sekali tidak peduli kuliah. 

Kaya sumo gitu dong?

Anak: "Ma, lagi nonton DVD apa?"
Ibu: "Ini nih, filmnya si Revalina, Perempuan Berkolor Sorban."

Jakarta, didengar oleh si anak yang yakin DVD itu versi palsunya. 


Dan juga harus dalam maknanya...

Guru Bahasa: "Apakah perempuan itu penyempitan makna atau perluasan makna?"
Murid: "Saya sih sukanya yang sempit ya..."

SMA di Jakarta, didengar oleh seisi kelas yang mengangguk setuju. 

Saling bersedekah.

Pengemis: "Pak, minta, paak..."
Pria: (memberi Rp 10.000) "Kembaliannya Rp 8.000 ya, pak... (pengemis memberikan Rp 9.000) Pak, kembaliannya lebih nih."
Pengemis: "Iya, anggap aja sedekah, pak..."

Pondok Bambu, didengar oleh seorang pejalan kaki yang kagum atas kedermawanan si pengemis. 

Kalo gak tahu ya bilang ajaa...

Pengunjung: "Ini hape kapan dijual di sini ya?"
Penjaga showroom: "Kalau tidak awal bulan, yaa pertengahan bulan atau akhir bulan ini.

Pluit, didengar oleh si pengunjung yang batal bertanya lebih lanjut lagi. 

Sampe keringetan gitu sopirnya...

ABG #1: "Heran, sopir di kota besar gampang banget horny!"
ABG #2: "Huh?"
ABG #1: "Ah udik loe! Liat aja, mereka hobi banget mainin klakson!"
ABG #2: "Loe yang udik! Itu namanya humping kaleee!"

Cawang, didengar oleh calon penumpang lain yang yakin mereka belajar bahasa dari koleksi DVD saja. 

Organik atau organ aja?

Cowok #1: "Eh iya, gua pernah makan sayur organik gitu juga lho..."
Cowok #2: "Iya ya? Emang beda kan rasanya?"
Cowok #3: "Iya, lebih fresh gimana gitu kan?"
Cowok #1: "Iya, berasa lah kalo digigit lebih... kenceng gitu!"

Jakarta Barat, didengar oleh cowok #3 yang merasa yakin temannya sedang membicarakan buah hasil operasi.

Putar atau getar?

Guru Fisika: "Di rata-rata semua mesin yang berputar itu pasti ada dinamo karena dinamo itu untuk membangkitkan gairah..."
Murid: "Energi, pak!"

SMA di Jakarta, didengar oleh para murid yang ingin tahu apa isi kepala si guru pada saat itu.

Ya bener juga sih...

Kasir: "Makan di sini, mas?"
Pengunjung: "Nggak, mas..."
Kasir: "Take away, mas?"
Pengunjung: "Nggak, mas..."
Kasir: "Terus?"
Pengunjung: "Saya mau makan di meja."

Gerai fast food di Sarinah, didengar oleh pengunjung lain yang ingin mencoba memesan meja buat dibawa pulang. 

09 September 2011

Biar capek duit gak ilang!

Polisi: "Tilang atau damai?"
Tukang Ojek: "Push-up aja boleh, pak?"

Harmoni, didengar oleh penumpang ojek yang nyaris terguling dan squat-jump keliling jalan raya.

Telurnya dieram gak?

Artis: (baru mengantar istrinya check-up) "... kandungannya sehat, lalu kehamilannya... ehmm, di dalam kandungan..."

Depok, didengar oleh penonton infotainment yang merasa beberapa selebriti memang dari spesies lain.

Gak berasa ya emangnya?

ABG #1: "Eh, gua baru tau lho singkatanya ababil itu ABG labil..."
ABG #2: "Lah, emang tadinya loe kira apa?"
ABG #1: "Iya lho, selama ini gua kira itu artinya abang-abang labil..."

Poin Square, didengar oleh pengunjung lain yang ingin melipat ABG #1.

Kalau berdirinya di kabel listrik sih...

Guru Fisika: "Yak, anak-anak, kalau misalnya ibu memakai sendal jepit lalu memegang stopwatch, apakah ibu akan kena aliran listrik?"

SMP Swasta di Jakarta, didengar oleh seisi kelas yang yakin ibu guru ini terlalu sering kesetrum.

Ibu perhatian aja deh...

Ibu Guru: "Ayo coba kamu maju ke depan!"
Siswa: "Ah, nggak deh bu, saya malu..."
Ibu Guru: "Kamu nggak boleh malu-malu! Itu artinya kemaluan kamu besar!"

SMP di Jakarta, didengar oleh para murid yang terlalu malu untuk tertawa.

Gak sengaja gitu kali ya?

Cowok #1: "Gua emang terlahir dari keluarga yang konyol..."
Cowok #2: "Kelihatan kok hasilnya sekarang."
Cowok #1: (mikir) "Jangan-jangan gua lahir karena keisengan bokap gua?"

SMP di Jakarta, didengar oleh teman yang yakin cowok #1 memang hasil eksperimen.

Cibenyamin?

Teman #1: "Apa itu nama daerahnya? Ci apa gitu..."
Teman #2: "Apaan?"
Teman #1: "Aduuuh, apa ya? Ada kompor-kompor gitu..."
Teman #2: "Cikompor?"
Teman #1: "Bukaaaan, aduh, apa yaa?"
Teman #3: "Cileunyi?"
Teman #1: "Bukaaaan! Naaaah! CILEDUG!

Lift perkantoran di Jakarta, didengar oleh penumpang yang ingin menjejalkan sumbu kompor.

Muka kamu 17 tahun ke atas.

Ibu: "Mandi sana gih, mukamu mesum begitu!"
Anak: "Heee, kok mesum sih, maksudnya?"
Ibu: "Iya, gak cerah gitu!"
Anak: "Kuseeeem!"

Didengar oleh kakak yang bertanya-tanya mimpi apa adiknya barusan.

Jempol loe ganteng???

Tukang Pijat Refleksi keliling: "Mau dipijet, mas, biar ganteng?"

KRL, didengar oleh penumpang yang langsung merasa terhina.

Ikannya goreng kering sekalian!

Di sebuah restoran sushi,
Bapak-bapak perlente: (menunjuk gambar salad) "Mbak! Urapnya satu ya!"

Didengar oleh pengunjung lain yang ingin meminta sambal terasi.

Mungkin mau diternakkan?

Ibu: "Dek, nanti nasinya jangan lupa dikerangkengin ya!"
Adik: "Hah? Maksudnya?"
Ibu: "Itu apa namanya, oh iya, tudung saji..."

Jakarta Barat, didengar oleh kakak yang hampir keluar membeli kandang ayam.

Gak salah juga sih.

Teman #1: "Eh, ML tuh kepanjangan dari apa sih?"
Teman #2: (nada sok tahu) "ML tuh Mau Lagi, tauuuu!"

Didengar oleh teman lain yang dalam hati mengiyakan jawaban itu.

Emang dulu ngapain aja?

Guru Bahasa Inggris: "So, what do you feel if you meet your ex?"
Siswa #1: "Sedih, sir!"
Siswa #2: "Biasa aja..."
Siswa #3: "Ngerasa seksi, sir!"

SMA di Jakarta Pusat, didengar oleh seisi kelas yang merasa siswa #3 sedikit terlalu percaya diri.

Maksudnya bertaruh?

Pembawa acara: "Pak, apa huruf ketiga dalam alfabet?"
Peserta: "Mmmmmm... BET!"

Didengar oleh penonton yang ingin memberikan obat anti gugup ke peserta itu.

Hitung setiap langkah...

Anak kecil: "Ah, adek cape kalo jalan... adek mau naik kalkulator aja!"

Plaza Semanggi, didengar oleh pengunjung lain yang lebih memilih laptop terbang.

Yang penting masuk surga.

Cewek ke cowok alim: "Eh, loe mau nggak dikenalin sama cewek-cewek kantor gua? Manis-manis lho anaknya, pinter-pinter pula. Cuma ya itu, pada malas shalat. Tapi kalo sama loe, kan mereka bisa dishalatin..."

Plaza Semanggi, didengar oleh teman-teman yang curiga si cowok adalah pembunuh berantai.